Divisi Perencanaan dan Desain Lanskap mencakup bidang perencanaan lanskap dan ilmu desain lansekap. Setiap bidang ilmu membentuk sub-divisi yang disebut 'studio' Oleh karena itu, DPLD terdiri dari dua studio, yaitu Studio Perencanaan Lansekap (SLP) dan Studio Desain Lansekap (SLD). Jumlah anggota DLPD adalah 10 ceramah, empat dosen anggota SLP, dan enam ceramah adalah anggota SLD. 

Mandat DPLD adalah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks) dari perencanaan dan desain lansekap dengan mengatur ruang (spasial), waktu, dan massa untuk menciptakan rencana lanskap / kebijakan dan desain secara fungsional estetis yang mempertimbangkan penahanan (pengguna parsipatoris) , dampak, dan aspek ekologi, budaya, dan keberlanjutan. Berdasarkan mandat, DPLD menghasilkan visi sebagai berikut: 

Menjadi divisi utama Perencanaan dan Desain Lanskap di Indonesia yang mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (ipteks) perencanaan dan desain lanskap tropis dalam mencapai visi, DPLD menyiapkan misi sebagai berikut: 

Mengembangkan perencanaan lanskap dan merancang ilmu melalui penelitian terstruktur dalam roadmap penelitian divisi yang terukur dan sistematis, Meningkatkan kualifikasi dan kompetensi anggota divisi melalui studi berkelanjutan program doktor sesuai dengan mandat divisi, meningkatkan kualitas multisastra (program sarjana dan pascasarjana ) pendidikan arsitektur lansekap terutama di bidang kompetensi standar (memenuhi Kriteria Pendidikan IFLA) dan kemampuan untuk meneliti dan mengembangkan ipteks. Meningkatkan kegiatan yang dapat menghasilkan pendapatan untuk memperkuat kegiatan divisi secara mandiri (keberlanjutan) melalui kolaborasi dengan pihak ketiga. 

DPLD melayani 12 mata kuliah di program sarjana dan enam program dalam program pascasarjana. Kursus sarjana adalah: (1) Sketsa Menggambar, (2) Pengantar Seni dan Arsitektur, (3) Teori Desain Lanskap, (4) Rekayasa Situs, (5) Pemetaan dan survei Situs, (6) Analisis Situs, (7) Analisis Situs, (7) ) Desain Lansekap, (8) Lansekap dan Konstruksi Lansekap, (9) Perencanaan Lansekap, (10) Proyek Lansekap, (11) Komputer Grafis untuk Desain Lansekap, dan (12) Desain Taman Tematik. Kursus pascasarjana adalah: (1) Perencanaan dan Desain Landscap, (2) Estetika Lingkungan, (3) Pemodelan dan Analisis Lanskap, (4) Perencanaan Lansekap untuk Kawasan Pariwisata, (5) Perencanaan dan Pemodelan Lansekap dan (6) Analisis Dampak Visual . 

DLPD melakukan beberapa penelitian dan pengabdian masyarakat tentang perencanaan dan desain lanskap. Beberapa di antaranya didirikan oleh Kementerian Ristekdikti (penelitian, teknologi, dan pendidikan tinggi) seperti penelitian dengan topik-topik sebagai berikut: (1) Model Ecodesign untuk Lanskap Pemukiman Perkotaan, (2) Master Paln Kampus IPB Green, dan (3) ) Model Desain untuk Lanskap Pemukiman Tradisional Indonesia berdasarkan Budaya lokal. Beberapa penelitian dan pengabdian masyarakat didirikan oleh Departemen Pertanian. Yang lainnya dilakukan oleh dana perorangan. DPLD telah memantulkan beberapa kerja sama penelitian dengan Universitas Chiba, Universitas Kyoto, dan Universitas Harvard. Namun, kolaborasi masih perlu saling berkomunikasi satu sama lain.